BAGAIMANA MEMPERLAKUKAN SMARTPHONE YANG ADA ALQURANNYA

deka 2016-07-29 06:18:45 Konsultasi
Assalamualaikum wr wb.

Ustadz saya ingin bertanya hal mengenai hukum dan anjuran Al-Quran Digital yang ada di smartphone. Mengenai lafadz dan hukum bacaannya belum saya ketahui untuk kebenarannya. Pertanyaan saya adalah :
1. apakah boleh kita mengaji melalui Al-Quran yang ada di smartphone ataupun tablet? dan apakah kita mendapat pahala dan keberkahan yang sama dengan kita mengaji melalui mushaf Al Quran.?
2. Selama ini kuta memperlakukan mushaf (kitab) Al Quran dengan baik dan penuh hormat. Yang saya tanyakan apakah kita harus memperlakukan smartphone kita (yang ada AlQuran digitalnya) sebagaimana adab kita terhadap mushaf AlQuran ?
3. Jika iya, apakah ketika kita masuk toilet HP (yang ada Alquran Digitalnya) itu harus dititipkan di luar toilet ?

terima kasih . Wassalamualaikum wr wb.

Pengirim Rachmad.

Jawaban:
Waalaikumsalam warohmatullahi wabarakatuh.

Pak Rachmad yang saya hormati. Berbeda antara HP dengan mushaf AlQuran dari segi pengaktifan. Saat diaktifkan , maka barulah HP itu menampilkan tulisan ayat - ayat Al Quran. sebaliknya bila dimatikan tentu tulisannya tidak ada lagi.

Berikut beberapa penjelasannya :

1.      Boleh mengaji melalui smartphone atau semisalnya dan tetap berpahala. Sesuai sabda Nabi: “barang siapa membaca satu huruf dari Al Quran maka dia mendapatkan satu kebaikan…. “ (HR al Bukhori )

2.      Dalam kondisi aktif, artinya dibuka program Al Quran nya dan bisa dibaca , maka itu sama dengan mushaf Al Quran.

3.      Ketika masuk WC umum dan terpaksa harus membawa HP karena takut hilang atau diambil orang, harus mematikan HP itu. Setidaknya program Al Quran yang sudah terinstall harus dimatikan atau di nonaktifkan dulu sementara.

Lalu bagaimana dengan memori yang tersimpan didalamnya ? bukankah ada ayat ayat Al Qurannya dalam bentuk data digital ?

Jawabannya sederhana saja. HP yang kita punya itu cara kerjanya mirip sekali dengan otak kita. Ketahuilah bahwa isi otak kita ini bisa saja terdapat data- data Al Quran , baik berupa memori tulisan ataupun suara. Seorang penghafal Quran misalnya, didalam kepalanya ada ribuan memori ayat Al Quran.

Apakah seorang penghafal Al Quran diharamkan masuk ke dalam WC , dengan alasan bahwa di dalam kepalanya ada data data digital Al Quran? Lalu apakah kepalanya harus dilepas dulu untuk masuk ke WC ? ataukah dia cukup menonaktifkkan saja ingatannya dari Al Quran untuk sementara.?

Nampaknya yang paling masuk akal adalah dia tidak mengaktifkan hafalan Qurannya sementara , baik dalam bentuk suara atau tulisan. Ketika memori data Al Quran di dalam otaknya di non-aktifkan sementara, maka pada dasarnya tidak ada larangan untuk masuk WC.

Demikian juga dengan HP milik kita. Meski ada memori digital 30 juz baik teks ataupun suara, bahkan mungkin video, selama tidak diaktifkan tentu saja tidak jadi masalah dan itu bukan mushaf. Yang haram adalah pada saat di kamar mandi kita pasang HP bersuara tilawah Al Quran. Jelas itu haram dan harus dihindari .

 

Wallahu a’lam  bishsawab.

 

Oleh KH. Abdurrahman Navis, LC. , MHI

Ketua Dewan Fatwa

Majelis Ulama Indonesia - Jawa Timur.

 

sumber : Nurul Hayat Edisi 139 - Agustus 2015


Baca Artikel Lainnya