Bermanfaat Yang Terabaikan
Menyenangkan mendatangi Ibu-Ibu yang baru saja melahirkan. Rasanya begitu damai, bahagia yang tampak tak terlukiskan dengan kata-kata. Dalam 5 bulan terakhir, sepertinya selalu ada saja yang melahirkan dari saudara, sahabat, dan teman sekitar kami….
Kapan tiba giliran kami???
yang terakhir adalah 2 teman sekantor.
“Gimana Mbak? Menyusuinya udah lancar?”
“Gak keluar banyak, jadi kurang, harus dicampur dengan botol. Lagipula nanti kan ditinggal kerja, jadi biar gak kebiasaan.”
Nah Lhooo!!!
Itu jawaban yang meluncur dari para Ibu muda yang baru saja melahirkan kira-kira sekitar 2 minggu dari persalinan. Astagfirulloh….. ini kan baru 2 minggu, padahal cuti yang menjadi hak adalah 3 bulan, seharusnya bisa dimanfaatkan. Mengapa tidak dimanfaatkan??
Mengapa pekerjaan menjadi alasan?
Mengapa anak menjadi nomor 2?
Mengapa apabila nanti ketika mereka menomorduakan orang tua, orang tua akan lebih marah dan menyalahkan??
Ayolah Ibu, Ayah!! Berikan yang menjadi hak mereka sepenuhnya


hai .. nice blog yeah … good luck brother …