Bosen Hidup? Ingin Mati?

deka 2016-06-16 06:28:04 Tausiyah
Seorang pria mendatangi Gurunya "Guru, saya bosan hidup. Rumah tangga berantakan. Usaha kacau, lingkungan begitu kejam.
Saya ingin mati."

Sang Guru tersenyum,
"Oh, kamu sakit. Dan penyakitmu pasti bisa sembuh."
"Tidak Guru, tidak. Saya tidak ingin hidup," tolak pria itu.
"Baiklah. Ambil racun ini. Minum setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malam kau akan mati dgn tenang."

Pria itu bingung. Setiap Guru yg ia datangi selalu memberikannya semangat hidup, tapi yg ini malah menawarkan racun.

Sampai rumah, ia minum setengah botol racun. Ia memutuskan makan malam dgn keluarga di restoran mewah yg sudah lama tak pernah ia lakukan. Utk meninggalkan kenangan manis, ia pun bersenda gurau dgn riang.
Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu."
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar & melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk jalan
pagi. Pulang ke rumah, istrinya masih tidur. Ia pun membuat 2 cangkir kopi. Satu utk dirinya, satu lagi utk istrinya.
Istrinya merasa aneh,
"Sayang, apa yg terjadi? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku ya?"

Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Ia menjadi lebih toleran, apresiatif thd pendapat berbeda.

Ia mulai menikmatinya.
Pulang jam 5 sore, ternyata istrinya menungguinya. Sang istri menciumnya,
"Sayang, sekali lagi mohon maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkanmu." Anak-anak kembali berani bermanjaan padanya.

Tiba-tiba, ia merasa hidup begitu indah. Ia mengurungkan niatnya utk bunuh diri. Tetapi bagaimana dgn racun yg sudah ia minum?

Bergegas ia mendatangi sang Guru,
"Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Bila kau hidup dgn kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu. Jadilah toleran terhadap kesalahan kecil Dan memaafkan setiap kesalahan besar & selalu Bersyukurlah!!

Itulah rahasia kebahagiaan, itulah rahasia kehidupan"
bahagia bukan pilihan tapi telah ada dalam dirimu sbg anugerah Illahi.

Semoga bermanfaat..


Baca Artikel Lainnya

  • Tolong Bawa Aku Ke Syurga..

    Mengunjungi seorang teman yang sedang kritis sakitnya, dia menggenggam erat tangan saya, lalu menari

  • Bulan pernah Terbelah

    Subhanallah... memang benar Allah dengan segala firman-Nya.