Surat Cinta tentang Shalat...

deka 2016-09-04 12:33:24 Tausiyah
Bila kita mengnggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kita akan terburu-buru mengerjakannya.

Bila engkau anggap shalat hanya sebagai sebuah kewajiban, maka kita tak akan menikmati hadirnya Allah saat kita mengerjakannya.

Anggaplah shalat itu pertemuan yang kita nanti dengan Rabb kita.

Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kita bercerita dengan Allah SWT.

Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kita berkeluh kesah dengan Allah SWT.

Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kita dalam bermimpi.

Bayangkan ketika "adzan berkumandang," tangan Allah melambai kepada kita untuk mengajak kita lebih dekat denganNya.

Bayangkan ketika kita "takbir," Allah melihat kita, Allah tersenyum untuk kita dan Allah bangga terhadap kita.

Bayangkanlah ketika kita "rukuk," Allah menopang badan kita hingga kau tak terjatuh, hingga kita merasakan damai dalam sentuhan-Nya.

Bayangkan ketika kita "sujud," Allah mengelus kepala kita. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "Aku mencintaimu wahai hambaKu."

Bayangkan ketika kita "duduk di antara dua sujud," Allah berdiri gagah di depan kita, lalu mengatakan: "Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu."

Bayangkan ketika kita memberi "salam," Allah menjawabnya, lalu kita seperti manusia berhati bersih setelah itu.

Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan.

Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya dan beruntunglah orang yg mengamalkannya.

Barakallahu fiikum,

Wassalamualaikum

*Maafkanlah aku ya Allah yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku.

Maha Suci Allah....


Baca Artikel Lainnya