Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita

deka 2016-09-18 10:40:41 Tausiyah
Dulu saat saya masih sekolah smp dan sma selalu ada saja guru yang terkenal murah hati. Jadi gini, kalau guru tersebut kasih soal ulangan berbentuk essay, kita isi saja tulis sepanjang-panjangnya jawaban yang mendekati, walaupun asli nya kita gak tau jawaban sebenarnya.

Istilahnya kita "mengarang bebas" aja. Nanti saat dikoreksi sama si guru, jawaban kita walaupun salah tetap diberi poin sedikit. Istilahnya tetap dapat "upah nulis". Daripada lembar jawaban kita kosong, justru gak dapat poin sama selali.

Saudara juga ingat kan tipe guru yang seperti ini selalu ada saja saat kita sekolah ? Padahal jawaban nya salah, tapi karena si murid sudah ada kemauan untuk menjawab, tetap saja guru memberi poin. Ini namanya guru yang murah hati.

Saudara, jika manusia saja bisa sepemurah itu, tentu Allah lebih berhak lagi untuk pemurah kepada kita hambaNya. Karena itu perlu sekali kita berbaik sangka kepada Allah.

Lihatlah shalat kita tidak khusyu, lihat istigfar kita irit sekali gak sebanding dengan dosa yang jumlahnya sangat boros, harusnya kalau kita menilai dari sudut pandang manusianya, ibadah kita gak mungkin diterima.

Disinilah pentingnya kita tempatkan akhlak kita berbaik sangka (husnuzon) kepada Allah Yang Maha Pemurah.

Itu sebabnya guru saya selalu berpesan, "jangan kamu abaikan dua hal; husnuzon kepada Allah, dan husnuzon kepada manusia".

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !


Baca Artikel Lainnya